Saturday, 4 February 2017

Definisi Kearifan Lokal

Kearifan lokal berasal dari dua kata, yaitu kearifan (wisdom), dan lokal (local). Kearifan lokal dalam bahasa asing sering juga dikonsepsikan sebagai kebijakan setempat “local wisdom” atau pengetahuan setempat “local knowledge” atau kecerdasan setempat “local genious”. Pendapat tersebut juga dilontarkan oleh Rahyono (2009) yang berpendapat bahwasanya kearifan lokal merupakan kecerdasan manusia yang dimiliki oleh kelompok etnis tertentu yang diperoleh melalui pengalaman masyarakat. Kearifan lokal terbentuk sebagai keunggulan budaya masyarakat setempat maupun kondisi geografis dalam arti luas. “Kearifan lokal merupakan produk budaya masa lalu yang patut secara terus-menerus dijadikan pegangan hidup. Meskipun bernilai lokal tetapi nilai yang terkandung di dalamnya dianggap sangat universal”.
Pengertian kearifan lokal menurut UU no 32 Tahun 2009 adalah adalah nilai­-nilai luhur yang berlaku di dalam tata kehidupan masyarakat yang bertujuan untuk melindungi sekaligus mengelola lingkungan hidup secara lestari. Pendek kata, pengertian kearifan lokal adalah sesuatu hal yang telah melekat pada masyarakat dan telah menjadi ciri khas di daerah tertentu secara turun­temurun dan telah diakui oleh masyarakat luas
Kearifan Lokal juga dapat diartikan sebagai adat dan kebiasan  yang telah mentradisi dilakukan oleh sekelompok masyarakat secara turun temurun yang hingga saat ini masih dipertahankan keberadaannya oleh  masyarakat hukum adat dalam suatu wilayah di negara tercinta Indonesia ini, seperti Subak di Bali, Bera di Kalimantan dan lain sebagainya. Kearifan lokal tumbuh dan menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat itu sendiri, di mana beberapa hal akan berperan penting dalam perkembangannya, di antaranya: Bahasa, agama, kesenian, taraf pendidikan masyarakat, perkembangan teknologi dan yang lainnya. Kearifan lokal dapat dibedakan menjadi dua garis besar, yaitu:
a.              Kearifan lokal tradisional atau kearifan lokal lama. Yang mana kearifan lokal di sini adalah kearifan lokal yang telah dijalankan secara turun temurun dalam waktu yang sangat panjang.

b.             Kearifan lokal kontemporer atau kearifan lokal baru. Kearifan lokal ini muncul karena adanya pengaruh beberapa hal seperti: perkembangan teknologi dan masuknya budaya luar pada suatu daerah. 

0 komentar:

Post a Comment

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2012 TukangTerjemahDotCom Seo Elite by BLog BamZ | Blogger Templates