Monday, 30 January 2017

Sekilas Tentang Analisis Wacana Kritis (AWK)

Analisis wacana dan Analisis Wacana Kritis (AWK) sebenarnya tidak berbeda jauh. Analisis wacana lebih mengacu kepada lingkup linguistiknya dan belum dikaitkan dengan aspek – aspek lain. Disisi lain, Analisis Wacana Kritis (AWK) sudah ada kaitanya dengan aspek – aspek kajian lain, misalnya kaitanya dengan budaya, sejarah, gender, dst.
AWK sendiri banyak dipakai oleh peneliti guna menelisik lebih dalam mengenai suatu wacana. Namun, analisis wacana tetap digunakan yakni sebagai pengungkap aspek linguistik dan kemudian baru dikaitkan dengan aspek – aspek tertentu, tergantung kepada tujuan penelitian. Misalnya saja pada judul penelitian “Representasi Gender dalam Ungkapan berbahasa Indonesia dan Bahasa Inggris”. Pertama diungkap terlebih dahulu pada sisi linguistik yakni ungkapan berbahasa Indonesia dan Inggris. Langkah kedua yakni mengkorelasi atau menganalisis ungkapan tersebut dengan representasi gender. Dalam hal ini, bisa digunakan teori dari Feminist stylistic approach dari Sara Mills. Sara Mills sendiri menganalisa mengenai gender atau gambaran wanita didalam suatu teks.
Ada berbagai macam definisi dari AWK, misalnya saja dari Van Dijk yang menyatakan bahwa AWK merupakan suatu penelitian analisis wacana yang menitikberakan kepada kajian tentang bagaimana penyalahgunaan kekuasaan, dominasi, dan ketidaksetaraan itu dibuat, diproduksi, dan ditolak melalui lisan didalam konteks sosial dan politik. Van Dijk melihat AWK dengan teorinya yang dikenal dengan Socio-coginitive Approach. Jika dilihat dari definisi menurut Van Dijk, maka AWK lebih menitik beratkan kepada individu-individu yang memproduksi suatu teks atau wacana.

Namun, alangkah lebih bijak jika kita melihat berbagai macam definisi dari berbagai ahli mengenai AWK dan bagaimana menganalisa wacana dalam AWK. Ada banyak ahli yang membahas mengenai AWK. Lima diantaranya yakni, Van Dijk, Sara Mills, Ruth Wodak, Theo Van Leeuween dan Norman Fairclough. Kelima ahli tersebut memiliki teori masing-masing dan pandangan mengenai AWK.

1 komentar:

Mildaini Milda Mildaini said...

gak ngerti, njlimet

Post a Comment

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2012 TukangTerjemahDotCom Seo Elite by BLog BamZ | Blogger Templates